Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Aksi Jual Saham Global

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Dolar AS bergerak menguat tipis pada perdagangan Selasa malam waktu Asia (18/11), bertahan di kisaran indeks 99,4“99,6 setelah reli moderat dalam dua sesi sebelumnya. Data real-time menunjukkan Indeks Dolar AS berada sekitar 99,52 dengan kenaikan tipis sekitar 0,04%, dengan rentang harian 99,40“99,66. BESTPROFIT

Penguatan ini terjadi di tengah tekanan jual di bursa saham global, di mana indeks-indeks utama di Asia dan Eropa melemah tajam mengikuti koreksi lanjutan di Wall Street yang dipicu kekhawatiran valuasi tinggi saham teknologi dan kripto.

Di pasar valuta asing, pergerakan dolar relatif tenang namun cenderung dominan terhadap sejumlah mata uang utama. Euro dan poundsterling melemah tipis terhadap dolar, sementara yen Jepang kembali tertekan dengan USD/JPY diperdagangkan di area 155,3“155,4, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar. DEMO BESTPROFIT

Laporan analis juga mencatat dolar mendapat dukungan tambahan dari meningkatnya kewaspadaan investor menjelang rilis data tenaga kerja AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintah, serta serangkaian data ekonomi penting lain yang akan dirilis pekan ini.

Dari sisi kebijakan moneter, pasar masih menimbang pernyataan pejabat Federal Reserve yang mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan suku bunga lanjutan pada pertemuan Desember, namun dengan nada yang lebih berhati-hati. Gubernur Fed Christopher Waller menilai pasar tenaga kerja AS kini "mendekati kecepatan stagnan" dan kembali mendorong pemotongan suku bunga seperempat poin sebagai "asuransi tambahan" terhadap pelemahan ekonomi yang lebih dalam, sementara data inflasi dinilai sudah mendekati target. NEWSMAKER

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, kombinasi dolar yang tetap kuat, gejolak pasar saham global, dan ketidakpastian arah suku bunga Fed ini berpotensi menjaga volatilitas pada rupiah, pasar obligasi, serta harga komoditas seperti emas dan minyak dalam jangka pendek.


Sumber: Newsmaker.id

Komentar