Emas Tahan di $4.455, Pasar Siaga “Gelombang Jual” Indeks

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Harga emas cenderung stabil setelah turun hampir 1% pada sesi sebelumnya, menjelang dua agenda besar yang berpotensi menggerakkan pasar: rebalancing tahunan indeks komoditas dan rilis data ekonomi penting AS. BESTPROFIT

Pada Kamis pagi, emas berada di sekitar $4.455 per troy ounce. Stabilnya harga terjadi karena pelaku pasar menunggu aksi dana-dana pasif (passive tracking funds) yang harus menyesuaikan portofolionya mengikuti bobot baru indeks—biasanya lewat transaksi kontrak berjangka logam mulia.

Tekanan paling besar diperkirakan mengarah ke perak, yang sehari sebelumnya sempat turun 3,8% dan dikenal lebih volatil. Perkiraan dari Citigroup menyebut potensi penjualan futures perak sekitar $6,8 miliar, setara kira-kira 12% dari open interest Comex, sehingga risiko selloff mendadak dinilai lebih tinggi dari biasanya. DEMO BESTPROFIT

Aksi penyesuaian bobot ini terjadi setelah emas dan perak mencatat performa tahunan terbaik sejak 1979 dan berkali-kali menyentuh rekor sepanjang tahun lalu, didukung pembelian bank sentral dan arus masuk ke ETF berbasis bullion. Dalam beberapa hari terakhir, emas juga mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik—termasuk isu hubungan dagang China–Jepang dan kabar terkait Venezuela—membuat emas masih naik sekitar 3% sepanjang pekan ini.

Selain rebalancing, fokus pasar juga tertuju pada data ekonomi AS hari Jumat, terutama laporan tenaga kerja Desember. Jika hasilnya lebih lemah, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bisa menguat—biasanya menjadi angin segar bagi emas dan perak karena keduanya tidak memberikan imbal hasil bunga. NEWSMAKER

Inti Poin (5 Hal):

- Emas stabil di kisaran $4.455/oz setelah turun hampir 1% pada sesi sebelumnya.

- Pasar bersiap menghadapi rebalancing indeks komoditas yang bisa memicu arus jual logam mulia.

- Perak paling rentan karena volatil dan baru turun 3,8%; potensi jual futures diperkirakan besar.

- Estimasi arus keluar: sekitar $6,8 miliar dari futures perak, dan sekitar $6,8 miliar dari futures emas menyusul.

- Arah berikutnya juga ditentukan data tenaga kerja AS (Jumat): data lemah bisa memperkuat peluang rate cut dan menopang logam mulia.


Sumber: Newsmaker.id

Komentar