PT BESTPROFIT FUTURES
PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Harga minyak menguat tipis saat pasar menimbang dua potensi yang saling tarik-menarik: cuaca dingin ekstrem di AS yang mengganggu kilang, dan sinyal pasokan global yang mulai longgar lagi. Dolar AS yang melemah ikut jadi “bensin” karena komoditas jadi lebih menarik saat greenback turun. BESTPROFIT
Di sisi AS, badai musim dingin membuat sebagian kilang di Gulf Coast terganggu dan ada produksi domestik yang tersendat. Tapi pasar menilai dampaknya cenderung sementara, lebih ke gangguan logistik & operasional ketimbang mengubah permintaan secara permanen.
Sementara itu, narasi pasokan dari Kazakhstan mulai membaik. Terminal ekspor CPC di Laut Hitam sudah kembali beroperasi penuh, dan ada persiapan restart di ladang besar Tengiz—ini bikin kekhawatiran kekurangan pasokan sedikit reda. DEMO BESTPROFIT
Tensi geopolitik tetap jadi bumbu yang bikin pasar susah tenang. AS menambah aset militer di Timur Tengah, dan Trump kembali menyinggung “armada” menuju kawasan tersebut—membuat risiko Iran masih ikut dihitung dalam harga.
Di belakang layar, OPEC+ dijadwalkan rapat akhir pekan ini dan pasar luas memperkirakan mereka tetap menahan kenaikan produksi untuk bulan depan. Artinya, arah harga masih “duel”: badai & geopolitik menahan downside, tapi suplai (Kazakh + potensi Venezuela) membatasi upside. NEWSMAKER
Harga:
Minyak WTI Maret: naik 1,4% ke $61,47/barel
Minyak Brent Maret: naik 1,3% ke $66,45/barel.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Komentar
Posting Komentar